Posted by: candrasanjaya | May 19, 2008

Keliling Sumbawa – Flores (Pulau komodo)

 

Pulau Komodo adalah cagar alam yang melindungi komodo dan hewan – hewan lain yang ada dipulau itu. Karena hanya ada satu di dunia, banyak orang dari penjuru dunia datang kesini untuk melihat KOMODO DRAGON yaitu komo do yang paling besar di dunia. Ada 3 cara untuk pergi ke Pulau Komodo dari lombok.
Yang pertama cara termahal yaitu dengan menyewa boat seharga Rp. 25juta selama 5 hari 5 malam diatas kapal, dengan program yang bisa anda susun sendiri, karena cara ini tidak mungkin aku gunakan, aku tidak bertanya lebih jauh kepada biro agennya. Karena bersifat tour pribadi anda bisa berangkat kapan saja anda mau.
Cara yang kedua adalah mengikuti Tour Milik PERAMA dengan hitungan 5 hari 5 malam diatas kapal dengan jalur LOMBOK – KOMODO – LABUHAN BAJO – RINCA – MOYO – LOMBOK seharga Rp. 2.250.000,- (Deck) atau Rp. 3.250.00,- (Cabin) Dengan Tour ini anda akan berangkat dari Lombok kembali ke lombok. Tidak perlu mengeluarkan uang lagi, kecuali pengeluaran pribadi.dapat makan 3 kali sehari, Untuk service saya pikir akan bagus karena saya pernah menggunakan jasa mereka, sayang menurut saya masih terlalu mahal, karena disini harga lokal dan bule sama padahal tiket masuk ke Pulau Komodo dan Rinca berbeda untuk bule dan lokal, lagian disini terhitung kita membayar tiket 2 kali untuk Komodo dan Rinca (padahal cukup sekali untuk 3 hari kunjungan). Dengan adanya sistem Deck dan Cabin tentu akan memunculkan kesenjangan sosial, karena orang yang di Cabin mendapat service lebih baik. Anda bisa Booking dari kantor PERAMA dimanapun, program berjalan setiap 6 hari sekali.
Cara yang Ketiga adalah mengikuti Program milik PT. Suarmanik Kencana dengan hitungan 4 hari 4 malam diatas kapal dengan jalur LOMBOK – MOYO – KOMODO – RINCA – LABUHAN BAJO seharga Rp. 1.000.000,- (Semua tidur di deck tertutup diatas kapal). Tidak perlu mengeluarkan uang lagi, kecuali pengeluaran pribadi dan tiket untuk masuk Satonda Island Rp. 10.000,- dan pulau KOMODO + Rinca Rp. 186.000,- (Bule) Rp. 75.000,- (Lokal). Bahkan untuk orang lokal anda bisa kompromi dan tidak membayar kedua tiket masuk tersebut atau bilang saja anda pelajar (Rp. 1.000,-). Dapat makan 3 kali sehari. Namun perjalanan hanya satu jalan saja dan anda akan diturunkan di labuhan Bajo Flores dari Labuhan Bajo anda bisa kembali ke Lombok (Mataram) dengan Bus malam seharga Rp. 230.000,- Anda bisa booking tour ini di agen – agen tour yang ada di Senggigi, program berangkat setiap hari Senin dan Kamis. menurut saya inilah cara termurah untuk pergi ke pulau Komodo. Aku menggunakan cara ini. Untuk lebih jelasnya silahkan baca jurnal perjalananku ini :

Hari Ketiga belas, Kamis 10 April 2008
Komodo Island Adventure – hari pertama

10.00 WIB Mobil jemputanku ke Pulau Komodo datang, aku membawa semua barang bawaanku kedalam mobil sekaligus check out. Kemarin aku sudah membuat perjanjian dengan agen tour, aku membayar Rp. 1.100.000,- untuk membawaku ke Air terjun Sendang Gile dan tour ke Komodo Island, manapun caranya, kemarin aku sudah ke Sendang Gile, sekarang perjalanan ke labuhan Lombok, sebelumnya aku dibawa mampir dulu ke sebuah pusat perbelanjaan di Mataram untuk berbelanja keperluan pribadi yang kira – kira aku butuhkan seperti, Bir, Softdrink, Snack dan ambil uang di ATM. Di sinilah aku bertemu dan berkumpul dengan peserta tur yang lain, dan ternyata lagi – lagi akulah satu-satunya turislokal. Setelah berbelanja kami dibawa ke Labuhan Lombok, pemandangan disepanjang jalan hanyalah perumahan, sawah, dan pasar yang biasa saja. Mobil berhenti disebuah toko untuk mengangkut bahan – bahan makanan untuk di kapal. Disini aku berkenalan dengan beberapa peserta yang ada. Meski nama – nama mereka sangat sulit untuk diingat.

14.00 WIB Sampai juga di Labuhan Lombok, semua barang – barang dan peserta dinaikkan ke kapal, disini ada sebuah logo SAMPOERNA yang dipasang di bukit, mirip seperti tulisan Hollywood, beberapa Bule membuat lelucon tentang itu. Makan siang dengan Lunch Box, setelah itu kapal berlayar dan petualanganpun dimulai.Setelah beberapa jam berlayar, kapal berhenti di depan pulau Gili Bedil, dengan kegiatan bersnorkel, berenang dan bersantai menunggu Sunset yang luar biasa indah, matahari tenggelam tepat dipuncak gunung di pulau Gili Bedil. Setelah hari gelap kapal berlayar lagi ke pulau keramat yang terlihat sangat misterius karena sangat gelap sekali.

19.00 WIB saatnya makan malam, makannya sangat sederhana nasi sayuran, telur, mie, kerupuk dan buah – buahan, disini kami mendapat suplai aqua botol yang tak terbatas. semua peserta berkumpul, makanan diletakkan di tengah dek bawah kapal yang dilapisi dengan karpet hijau, tinggal ambil sendiri seperti sedang tasyakuran, makan bareng seperti ini tanpa ada perbedaan membuat semua peserta seperti bersaudara. Ada 17 orang peserta tur ini 16 bule dan 1 orang lokal yaitu aku, disini ada 2 orang pasangan suami istri yang sudah tua dari Italia yang selalu membawa kamus elektronik, terus ada 4 orang dari Jerman yang juga pasangan suami istri, 4 orang lagi dari perancis yang merupakan pasangan kekasih yang belum menikah, 2 orang pasangan dari Irlandia, 2 orang pasangan lagi dari Australia, 1 orang dari Inggris (single Traveller), dan yang terakhir 1 orang dari Belanda yang juga single Traveller. Aku berteman baik dengan mereka semua, kami benar – benar menikmati perjalanan ini. Setelah makan malam, kapal berhenti untuk istirahat tepat di depan pulau Keramat, semua peserta berkumpul di bagian depan kapal, mengobrol dan bertukar cerita sambil memandangi bintang – bintang dilangit. Setelah lelah kami semua tidur berkumpul dalam sebuah deck diatas kapal.

Pulau Moyo adalah pulau kecil yang masih bagian dari Sumbawa, keunikan pulau ini adalah air terjun air tawar yang ada didalamnya, dengan bentuknya yang bagus dan tampak sangat alami. Sedangkan kelebihan pulau Satonda terletak pada danau luas yang ada tepat di tengah pulau, danau tersebut adalah danau air asin, sehingga anda bisa terapung disana, karena berada tepat ditengah pulau, danau itu dikelilingi oleh bukit – bukit tinggi yang sangat indah. Disini juga terdapat legenda, jika kita mempunyai suatu impian kita bisa mengikat sebuah batu pada pohon yang ada didekat danau, dan saat impian kita terwujud kita harus kembali kesini dan melepas batu yang kita gantung tadi, jadi jangan heran jika anda melihat banyak batu yang bergantungan diatas pohon disekitar danau. Tidak seperti pulau Moyo, di pulau Satonda terdapat seorang petugas (benar – benar hanya seorang) yang bertugas menjaga pulau itu, kita akan diminta tiket masuk seharga Rp. 10.000,- oleh petugas itu. Kedua pulau ini adalah pulau kecil yang tidak berpenghuni, karena itu saat anda berkunjung ke sini akan jarang sekali anda bertemu dengan pengunjung lain. Untuk lebih jelasnya anda bisa membaca jurnal perjalanan saya.

Hari Keempat belas, Jum’at 11 April 2008
Komodo Island Adventure – hari kedua

06.00 WIB bangun pagi – pagi, ternyata beberapa orang sudah ada di bagian depan kapal untuk menunggu Sunrise yang sangat indah. Kopi dan Teh tersedia tanpa batas. Di kapal ini tidak ada kamar mandi yang ada hanyalah toilet sederhana saja, jadi semua orang disini bisa dipastikan tidak ada yang mandi. Setelah semua orang bangun, sarapan pagi berupa Banana Pancake dihidangkan hangat – hangat. Tidak lama kemudian kapal mulai berlayar lagi menuju ke pulau persinggahan pertama yaitu pulau MOYO.

11.00 WIB kapal berhenti agak jauh dari pulau MOYO karena kapal terlalu besar dan bisa merusak karang – karang yang ada di pulau itu, jadi semua peserta tur harus berenang atau bersnorkel untuk mencapai pulau, dan semua barang – barang yang diperlukan seperti, handuk, air minum, snack dan kamera digital diangkut menggunakan kapal dayung (sampan) yang kecil. Dan ternyata semua perserta disini adalah orang orang yang sangat hebat dalam berenang dan bersnorkel, termasuk pasangan tua dari Italia itu. Benar – benar teman perjalanan yang mengasikkan. Jadilah semua bersnorkel ke pulau MOYO. Dan karang – karang serta ikan yang ada di sekitar pulau inipun tidak mengecewakan, lebih baik dari di Gili malahan. Di pulau MOYO kita harus berjalan lewat hutan selama sekitar 15 menit untuk mencapai air terjun, ternyata air terjunnya bagus juga karena memiliki bentuk yang unik. Semua mandi dan berphoto disini. Setelah puas, kami semua kembali ke kapal, dikapal makan siang sudah disiapkan menunya hampir sama dengan makan malam hanya divariasi saja, bahan dasarnya sama saja. Setelah makan siang, kapal berlayar kembali menuju ke Pulau SATONDA.

14.00 WIB Sampai di SATONDA Island, sama seperti di MOYO kapal berhenti agak jauh dari pulau, namun sebuah kapal boat kecil milik petugas jaga di pulau SATONDA menghampiri kapal kami, ternyata kami harus membayar tiket masuk seharga Rp. 10.000,- dan petugas itu memberikan tumpangan gratis untuk ke pulau, tapi semua peserta lebih memilih untuk bersnorkel saja. Karang – karang disini lebih bagus dari yang ada di MOYO, untuk mencapai danau yang ada dipulau ini kita hanya perlu naik beberapa tangga sedikit. Danaunya sangat luas, dikelilingi oleh bukit – bukit tinggi yang hijau, benar – benar LUAR BIAsA, disini banyak sekali pohon yang di gantungi batu dengan tujuan untuk membantu mengabulkan permintaan bagi yang percaya. Kami semua berenang di Danau itu, dari danau anda bisa berenang sambil memandangi perbukitan disekeliling danau, dan anda pasti dibuat terpesona olehnya. Setelah puas berpetualang di SATONDA ISLAND kami kembali ke kapal, sebelum berlayar kembali kapten kapal mengumumkan bahwa malam kita kapal tidak akan berhenti berlayar sampai pagi, jadi kita akan tidur diatas kapal yang berlayar. Tidak ada sunset hari ini karena mendung, dan benar saja saat hari mulai gelap hujan turun, laut bergelombang dan kapal naik turun, goyang kiri – goyang kanan membuat susah untuk bergerak diatas kapal. Makan malam dihidangkan dengan kondisi kapal yang masih berdisko, piring ditanganpun melompat kesana – kemari. Benar – benar seru. Setelah saya perhatikan ternyata hampir separuh dari peserta tur mengalami mabok laut, kalau aku sih kuat, dan akhirnya kamipun terpaksa tidur dengan kondisi kapal yang tidak karuan ini.

Gili Banta adalah sebuah pulau kecil di Flores yang memiliki sebuah bukit yang tinggi (mungkin gunung kecil) yang bisa didaki, dan dari atas sana kita bisa melihat lanscape pulau – pulau kecil dan lautan yang sangat Menawan, darimanapun ada mengambil photo, hasilnya pasti bagus. Red Beach (Pantai Merah) adalah pantai di dekat pulau KOMODO yang memiliki pasir pantai yang hampir berwarna merah karena banyak sekali karang – karang berwarna merah disekitar pantai, dan serpihan – serpihannya memenuhi pesisir pantai, karena itulah disebut sebagai Pantai Merah. Karena terletak pada pulau kecil yang tidak berpenghuni maka saat mengunjungi Gili Banta dan Red Beach maka jarang sekali kita akan bertemu dengan pengunjung yang lain. Pulau Kalong adalah sebuah pulau yang sangat kecil, terdiri dari pohon – pohon bakau yang dihuni oleh ribuan Kalong / kelelawar raksasa, disepanjang pagi dan siang Kalong – kalong tidur dipulau itu, dan menjelang gelap mereka beterbangan meninggalkan pulau untuk mencari makan. Untuk lebih jelasnya silahkan membaca jurnal perjalanan saya.

Hari Kelima belas, Sabtu 12 April 2008
Komodo Island Adventure – hari ketiga

06.00 Tidak ingat kapan tidurnya, tiba – tiba aku sudah terbangun, di bagian depan kapal sudah ada yang duduk menunggu Sunrise, aku membuat kopi dan bergabung dengan mereka, kapal masih juga berlayar. Lautan sudah tenang dan mataharipun terbit dengan indah. Seolah – olah lupa dengan kekacauan tadi malam. Dan orang – orang yang mabuk laut tadi malam tiba – tiba sudah menjadi sehat dan semangat lagi, benar – benar hebat orang – orang ini. Setelah sarapan kapal berhanti di depan pulau Gili Banta, dan snorkel lagi menuju ke pulau, karang dan ikan yang ada di sini cukup bagus, di pulau ini kegiatan kami adalah mendaki gunung kecil, jalannya cukup menanjak namun banyak pijakan dan cukup jauh juga untuk sampai ke atas, apalagi matahari bersinar sangat terik, namun setelah sampai diatas semua peserta berdecak kagum melihat pemandangan yang ditawarkan disana. Dari atas gunung ini kita bisa melihat lanscape pulau – pulau kecil dan lautan biru yang sangat menawan. Matahari yang terik menyengatpun tidak terasa lagi. Setelah selesai disini, kami kembali ke kapal dan berlayar ke pulau Komodo, makan siang dalam perjalanan ke sana.

13.00 WIB sampai di pulau Komodo, tempat ini ternyata cukup terkelola dengan baik, kita dijemput dengan boat untuk ke pulau dan pengunjung ke pulau inipun lumayan banyak, meski semuanya adalah bule, disini kita dibawa masuk ke kantor terlebih dahulu, lalu dicatat namanya dan diberi penjelasan sekilas tentang kondisi dan lokasi pulau ini. Setelahnya kami dibawa Trekking di hutan bersama dengan 2 orang Ranger / Pawang untuk melihat kehidupan liar Komodo. Cukup panjang juga namun tidak terasa panas karena banyak tumbuh – tumbuhan dan pohon disini, ditengah perjalanan kami istirahat disebuah pondokan. Kemudian perjalanan balik ke pelabuhan mengambil jalur lain yang lebih panjang dari sebelumnya, ternyata untuk bisa menemui Komodo di tengah hutan ini memang jarang berhasil, karena tergantung musim, bulan dan cuaca. Sesampainya di luar hutan kami dibawa ke tempat khusus KOMODO DRAGON, disana kita bisa melihat 5 ekor komodo yang besar – besar sekali, bebas berkeliaran kesana kemari, dan mereka kelihatan sangat menakutkan. sebelum pulang kami mampir ke Cafe yang ada disini untuk minum – minum, istirahat dan membeli souvenir. Selain Komodo ternyata ditempat ini juga banyak hewan – hewan liar lainnya yang tinggal. Setelah selesai kami kembali ke kapal untuk melanjutkan pelayaran.

15.30 WIB tiba di Red Beach untuk berenang, snorkel, berjemur dan bersantai, karang dan ikan disini sangat banyak dan indah, namun arus yang ada lumayan deras. Benar apa yang diiklankan, pasir dipantai ini hampir berwarna merah karena adanya serpihan karang merah dari sekitar pantai. Sudah ada sekelompok orang disini saat kami tiba, namun 15 menit kemudian mereka pergi meninggalkan pulau, dan tinggal kami sendiri lagi disini. Sekarang aku jadi sadar kalau aku sudah jatuh cinta dengan pemandangan karang dan ikan dilaut, dan aku jadi semakin ahli juga ketagihan dengan snorkel. Setelah puas disini kami kembali ke kapal dan melanjutkan perjalanan ke Pulau Kalong.

17.00 WIB berhenti di dekat pulau kalong, pulau kecil yang hanya dihuni oleh ribuan Kalong / kelelawar besar, seperti biasa jarak kapal dengan pulau itu tidak terlalu dekat, namun dari kapal kita bisa mendengarkan suara Kalong – kalong disitu menjerit – jerit. Laut disekitar sini tenang. Aku minta diantar dengan perahu sampan kecil untuk mendekat ke pulau Kalong itu, dan setelah mendekat dengan perahu sampan, aku baru tahu kalau pulau itu terdiri dari pohon – pohon bakau, Kalong yang ada disana berjumlah buanyak sekali, baunya pun sangat tidak enak, dan ternyata mereka merasa terganggu dengan kehadiranku, lalu Kalong – kalong itu merasa panik dan berterbangan kesana kemari, aku jadi ngeri sekaligus takjub karena pemandangan yang aku lihat sekarang, ribuan kelelawar besar beterbangan diatas kepalaku sambil mengeluarkan suara jeritan marah. Bapak yang mendayung perahu sampan kayuku, mengajak untuk segera kembali ke kapal, aku setuju saja. Diatas kapal peserta yang lain menanyakan padaku bagaimana rasanya mendekat dipulau itu.

19.00 WIB Makan malam hari ini agak istimewa karena ada ikan ayamnya (menyedihkan sekali yah), tidak ada lagi rasa sungkan atau malu diantara kami semua, semua makan dengan banyak dan lahap, cuaca malam itu benar – benar bagus, laut tenang, langit cerah penuh bintang, bulan terang benderang dan udara tidak begitu dingin. Setelah makan kami semua berkumpul lagi, oya kru kapal ini terdiri dari 5 orang, 2 sudah tua dan berumur, yang 2 lagi masih seusia anak SMA dan yang 1 yang bertindak sebagai English Guide sudah cukup dewasa. Malam ini peserta dan kru kapal berkumpul bersama, mengadakan semacam pesta kecil – kecilan, memutar musik dari iPod keras – keras dan berbagi arak Bali dan Bir Bintang, suasana yang penuh kekeluargaan ini, sangat hangat dan tak terlupakan. Disini kami juga mencoba untuk memancing ikan dan ternyata kami mendapat ikan banyak sekali. Pesta dilakukan sampai lewat tengah malam, samapai akhirnya satu per satu dari kita kelelahan dan pergi ke deck atas kapal untuk tidur.

Pulau Rinca adalah pulau terbesar kedua yang masih merupakan bagian dari Cagar Alam pulau Komodo, karena memiliki bagian hutan yang lebih sempit dari pulau Komodo (sebagian besarnya adalah perbukitan berumput) di pulau Rinca ini hewan – hewan berkumpul menjadi satu, jadi kita bisa melihat lebih banyak ragam hewan disini daripada di pulau Komodo. Karena masih termasuk dalam satu bagian dari pulau Komodo maka tiket masuknya cukup anda bayar sekali saja, dari Rinca atau dari pulau Komodo anda sudah bisa mengunjungi kedua pulau ini (tiket yang kita beli berlaku untuk kunjungan 3 hari dikedua pulau ini). Pulau Kelor adalah pulau kecil yang tidak berpenghuni di dekat Floress yang memiliki bentuk yang menarik dengan bukit, lembah berpohon – pohon rindang dan segaris pantai yang berpasir putih, karang dan ikan disini standar saja, namun di pulau ini terdapat Seaweed Farm. Aliran airnya cukup deras juga. Untuk lebih jelasnya silahkan melanjutkan ke jurnal perjalanan saya.

Hari Keenam belas, Minggu 13 April 2008
Komodo Island Adventure – Hari keempat

06.00 WIB pergi ke bagian depan kapal sambil membawa segelas kopi panas ditangan berkumpul dengan yang lain untuk menikmati sunrise yang selalu indah untuk dilihat. pulau – pulau hijau kecil disepanjang perjalanan kami selama inipun benar – benar menawan, kadang terlihat misterius, seorang penyair dari Eropa pernah datang kemari dulu dan menyebut pulau – pulau kecil itu sebagai Sabuk Emerald, sebutan itu benar – benar cocok. Setelah semua bangun sarapan disajikan, selain Banana pancake kadang kami juga diberi roti bakar dengan selai. Setelah sarapan kapal berlayar lagi, tujuan kali ini adalah pulau kedua dari Cagar alam pulau Komodo yaitu Pulau Rinca. Service di pulau Rinca hampir sama dengan di Pulau Komodo, tempat disini sudah cukup terkelola dan banyak juga bule – bule lain yang berkunjung disini. oya karena berhasil berkompromi aku sama sekali tidak perlu membayar tiket untuk mengunjungi pulau Komodo dan Rinca ini. Komodo disini banyak berkeliaran kesana – kemari, namun ukuran mereka tidak sebesar yang ada di pulau Komodo kemarin, hewan lainpun juga banyak, berbeda dengan Pulau Komodo yang berupa hutan yang teduh, disini bagian hutannya sangat sedikit, selebihnya berupa bukit dan lahan luas berumput saja. Acara kami kali ini adalah hiking dan Treking. Perjalanan kami sangat jauh dan naik turun dengan sengatan panas matahari yang menambah penderitaan kami, namun pemandangan disinipun tidak dapat diacuhkan begitu saja, karena jarang ada pepohonan kita bisa melihat lurus melewati bukit – bukit ke arah laut, dan pemandangan ini sangat indah, ditambah lagi dengan bentuk pohon – pohon tinggi yang asing bagi saya. Setelah sampai di pintu keluar, kami mampir lagi ke Cafe untuk minum – minum dan istirahat. Setelah itu kami kembali ke kapal untuk makan siang. Makan siang kali ini sangat istimewa karena kami makan ikan – ikan yang berhasil kita pancing tadi malam dan jumlahnya melebihi dari jumlah kami, mekipun begitu kami semua makan dengan sangat lahap sampai habis tak tersisa. Setelah makan siang kami melanjutkan perjalanan ke pulau Kelor. Untuk berenang, berjemur, bersantai dan bersnorkel.

14.00 WIB sampai di pulau kelor, kali ini, kapal bisa berhenti di dekat pulau, setelah berenang dan bersnorkel, kegiatanku kali ini adalah belajar mendayung sampan, setelah beberapa menit latihan, akhirnya aku jadi cukup mahir juga, lalu akupun mendayung mengelilingi pulau. rasanya sangat menyenangkan, aku tidak akan melupakan pengalaman ini. Setelah puas dipulau ini, perjalanan dilanjutkan ke tujuan akhir kami yaitu Labuhan Bajo – Flores. Dalam perjalanan terakhir ini semua peserta mengadakan sedikit ritual perpisahan, kami bersalam – salaman dan bertukar e-mail.

17.00 WIB Sampai juga di Labuhan Bajo, peserta tour bebas untuk meninggalkan kapal untuk check in ke hotel, atau bisa juga menginap dikapal jika tidak mendapat kamar dihotel, yang pasti malam ini masih ada makan malam dan pesta perpisahan di kapal. Setelah kapal berlabuh para peserta satu – persatu mulai meninggalkan kapal, untuk melanjutkan rencana mereka masing – masing. Dan aku memutuskan untuk check in di hotel terdekat, aku check in di Hotel GARDENIA dengan tarif Rp. 100.000,- semalam. disini aku bareng dengan beberapa peserta tour dari kapal. Setelah memasukkan barang – barang dikamar, aku kembali ke restorant dan berkumpul kembali dengan teman – temanku dari kapal. Disini tanpa sengaja aku bertemu kembali dengan Rick pemuda dari Autralia yang naik perahu di Lovina untuk melihat lumba-lumba bersamaku. Sunset dari restoran GARDENIA ini sungguh luar biasa, bola matahari berwarna sangat merah tenggelam ditelan gunung disebuah pulau kecil di dekat Labuhan Bajo. Setelah Sunset aku kembali ke kamar untuk mandi dan bersih – bersih.

18.30 WIB saatnya jalan – jalan di kota, dan mencari informasi tentang tempat wisata disini, orang dari kapal bilang kalau disini ada ATM namun sejauh kakiku melangkah aku tidak menemukannya juga. Kota disini tidak begitu besar dan tidak begitu ramai, dan ternyata GARDENIA-lah hotel dan rumah makan terbaik disini. Dijalanan aku bertemu dengan teman – temanku dari kapal, lalu kami berjalan bersama dan kembali ke hotel bersama untuk makan malam. Dan ternyata semua peserta tur dari kapal menginap di hotel ini, dan akhirnya kamipun berkumpul lagi. Makan malam di GARDENIA ini ternyata sangat enak dan tidak begitu mahal, aku sangat merekomendasikan tempat ini. Setelah makan malam yang lama, aku kembali ke kamar untuk istirahat sebentar karena aku akan kembali ke kapal untuk pesta, namun akhirnya aku ketiduran sampai pagi. Meski pesta dikapal tetap dilaksanakan tapi ada juga beberapa orang yang tidak datang karena ketiduran seperti aku.

 

Labuhan Bajo adalah kota pelabuhan tempat transit pertama untuk menjelajahi Flores sekaligus penghubung antara Sumbawa dan Flores, kota ini tidak begitu ramai dan juga tidak sepi, disini ada beberapa perusahaan agen wisata yang juga melayani diving di pulau Komodo, Bule yang ada disini rata – rata bertujuan untuk mengunjungi pulau Komodo atau diving, sedikit sekali dari mereka yang bertujuan mengunjungi Dnau Kelimutu, karena untuk pergi kesana membutuhkan waktu 4 hari dari Labuhan Bajo. Di sekitar sinipun ternyata banyak pulau kecil berhotel seperti pulau Gili Nanggu di Lombok. Dari sinipun kita bisa pergi mengunjungi pulau Komodo dengan hitungan seharian dengan biaya Rp. 650.000,- (include semua termasuk makan siang) atau juga berkunjung ke pulau Komodo + Rinca dengan hitungan 2 hari semalam dengan harga Rp. 850.000,- (include semua termasuk makan siang dan malam), semua tur kembali ke Labuhan Bajo. Untuk pergi ke danau Kelimutu dari sini anda bisa mencarter mobil + BBM + Sopir selama 4 hari dengan harga Rp. 2.400.000,- (max untuk 4 orang). Untuk kembali ke Mataram (Lombok) atau Denpasar (Bali) anda bisa membeli tiket pesawat Labuhan Bajo – Denpasar dengan harga sekitar Rp. 1 juta-an. Atau kalau anda ingin sedikit mengeksplore Sumbawa anda juga bisa pulang lewat darat, yaitu dengan menggunakan jasa Shuttle Bus / Bus Malam, tiketnya seharga Rp. 230.000,- untuk tujuan Labuhan Bajo – Mataram (lombok) anda bisa membooking tiketnya lewat agen – agen wisata yang ada di sekitar labuhan bajo, didekat hotel GARDENIA juga ada. Sebetulnya kalau anda mau sedikit susah anda bisa estafet yaitu dengan membeli tiket Ferry Labuhan Bajo – Sape Rp. 40.000,- mini bus Sape – Bima Rp. 15.000,- lalu Bus malam dari Bima – Mataram Rp. 100.000,- jatuhnya lebih murah, tapi tidak menjamin anda akan mendapatkan kursi. Untuk lebih jelasnya silahkan baca jurnal perjalanan saya. 

Hari Ketujuh belas, Senin 14 April 2008
Perjalanan dari Flores ke Sumbawa.

08.00 WIB bangun pagi mengepak semua barang bawaan dan sarapan di restoran hotel, hari ini aku pulang balik ke Mataram bersama dengan teman – temanku dari kapal yaitu Gerald pemuda dari Belanda dan sepasang kekasih dari Australia yaitu Greg dan Allison. Setelah sarapan kami naik ke kapal Ferry menuju ke Sape, penyeberangan di kapal berjalan cukup lama, disini aku baru tahu kalau Gerald lebih muda dari aku dan dia bisa berbicara dalam bahasa Belanda, Inggris, Perancis, Jerman dan sedikit Italia, benar – benar hebat. Di Ferry ini aku bertemu dengan temanku yang lain dari kapal yaitu Ray dan Kori pasangan kekasih dari Irlandia. Mereka akan terbang dari Bima ke Denpasar terus langsung ke Manado. Makan siang diatas Ferry.

16.00 WIB sampai di Sape, pelabuhan ini tidak begitu besar, dan terkesan agak kotor, begitu keluar dari Ferry sudah dijemput oleh Mini Bus untuk diantar di Bima, pemandangan sawah menuju ke Bima sangat bagus, bentuknya seperti sarang laba – laba, menawarkan suasana yang berbeda dengan Ubud – Bali. Sekitar satu jam kemudian kami sampai di Bima, Ray dan Kori berpisah dengan kami karena mereka mau ke Airport. Bus Malam kami berangkat pukul delapan malam, waktu luang yang ada kami gunakan untuk mencari rumah makan untuk makan malam, setelah berjalan beberapa lama di kota ini kami menemukan sebuah pantai yang sangat indah di pinggir jalan raya, kami segera berhenti di sebuah warung lesehan, makan sambil melihat sunset di pantai Bima itu yang berwarna merah muda – romantis. Setelah langit gelap kami kembali ke terminal Bus, untuk berangkat ke Mataram.

00.00 WIB Kami mendapat makan malam yang merupakan service dari Bus malam, dengan makanan yang sederhana sekali dan air putih. Setelah itu perjalanpun dilanjutkan lagi. Aku menghabiskan waktu di bus untuk tidur saja.

About these ads

Responses

  1. Silahkan tinggalkan pesan, komentar atau pertanyaan Anda, saya akan berusaha untuk menanggapi secepatnya. Semoga bermanfaat.

  2. Mas, ada kontak PT. Suarmanik Kencana dengan hitungan 4 hari 4 malam diatas kapal dengan jalur LOMBOK – MOYO – KOMODO – RINCA – LABUHAN BAJO seharga Rp. 1.000.000,- (Semua tidur di deck tertutup diatas kapal) ???

    Perjalanan dari Labuan Bajo ke Lombok brp lama?? tiket 230.000??

  3. Untuk kontaknya ada sih, cuman kayaknya bakal lebih baik kalau kamu booking sendiri di salah satu agent yang ada di Senggigi, hampir semua agent wisata di Senggigi menjual paket dari PT. Suarmanik Kencana dengan harga yang sama jadi jangan khawatir ketipu. Jadwal berangkat mereka setiap hari Senin dan Kamis dan anda harus booking paling tidak pada hari Minggu dan Rabu (sehari sebelum keberangkatan). Kalau anda benar – benar butuh nomor kontak ntar saya carikan.

    Coba baca lebih teliti jurnal perjalanan saya, harga tiket itu untuk bus malam, perjalanan sekitar 24 jam sampai di Mataram – Lombok. harga bisa lebih murah dari itu.

  4. Mas, numpang tanya kalo bus dari bima – mataram hrga tiketnya brp, adanya jam brp aja
    thx

  5. buat Mikael, untuk jurusan Bima – Mataram saya hanya pernah naik bus langsung yang berangkat malam, jadwal dan harga sudah saya tulis disini, dan kayaknya semua bis langsung berangkat pada waktu yang bersamaan.

  6. iYa maS, aDa konTak buaT peRjaLanan naiK kapaL yaNg 4h4m gaK? kira2 bisa di bOoking dari jakaRta gaK ya?

  7. Sorry …….. no kontaknya gak ada, tapi jangan khawatir, kapalnya berangkat setiap hari Senin dan Kamis, Dan kayaknya setiap Turis Information ato Agent wisata yang ada di sepanjang jalan Senggigi menjual paket ini, aku rasa akan lebih safety kalo anda daftar langsung ke orangnya disana, asal anda daftar sehari sebelum hari Senin dan Kamis pasti anda bisa berangkat.

  8. mas, menarik banget neh..aku juga pingin ke sana.mau tanya pada hari ke-4 setelah sampe d bajo,apa bisa langsung kembali ke denpasar/mataram?karena aku harus kembali ke jkt.trims ya.

  9. mas, met kenal yah! aku dari jakarta mau tanya rute serta tarif yang hanya khusus ke pulau moyo ala backpacker ada nga yah? aku interest sekali dengan pulau moyo tersebut ditunggu yah balasanya,thanks bgt

  10. buat dian, sorry baru bisa bales, kayaknya gak ada cara murah untuk pergi ke pulau Moyo kecuali sewa perahu sendiri, tapi kalau anda barengan dengan banyak rombongan bisa jadi murah-kan ongkos sewa perahunya.

  11. halo… mau tanya untuk sewa boat sendiri kira kira ada info kemana nya nggak ya? terimakasih banyak!

  12. Kalau Mau sewa Boat lebih baik dari Labuhan Bajo saja, disana ada banyak tempat penyewaan, rata – rata Tour & Travel disana menawarkan sewa Boat, atau coba tanya tempat yang persis dibawah hotel gardena. Kalau sewa dari Lombok atau Senggigi cuman ada boat yang mewah, lagian masih jauh dari pulau Komodo.

  13. mas, mau nanya dong. rencana ke sana nih agustus ini. 1.00.000 itu udah murah ya? ga bisa lebih murah lagi?

    klo misalnya dari mataram ke Sape naik bis sendiri? dari sana ada tur ga? jadi lebih murah.

    makasih atas tanggapannya mas..

  14. tur yang aku ikutin ini udah yang paling murah, yang penting bukan mahal ato murahnya, yang penting kamu bisa ENJOY aja …… tur cuma ada dari Lombok dan Labuhan Bajo, kalo lewat jalur lain harus sewa perahu sendiri.

  15. Hi Candra,
    Nama saya Wati, saya sangat terkesan dengan blognya terutama ttg trip ke pulau komodo.
    Recananya saya ingin ke bali dan kemudian ke lombok trus ingin tour juga ke pulau komodo seperti yg Candra lakukan.
    Pengen tanya, trip tsb buat cewek sendiri di dek seperti itu, nyaman gak ya? kalo ada advise, akan sangat saya hargai.
    Trus pulau Bojo itu ada dimana yah tepatnya? saya ada rencana ke bima, kalo dari bojo berapa jauh dan bagaimana caranya ya?
    Terima kasih banyak atas infonya, Wati

  16. Kalo tour buat cewek, kayaknya gak masalah, soalnya kan banyak juga cewek yang ikut tour, dan pastilah ada ceweknya ….. meskipun kadang mereka tidak sendirian, kamu masih bisa gabung dengan mereka kok. Soal nyaman ato tidaknya, semua tergantung kamu sendiri.

    Aku gak tau soal pulau Bojo, semua pulau yang ada disini sudah tercakup dalam tour, jadi pasti disinggahi. Oke selamat liburan.

  17. Chandra, makasih banyak ya infonya.

    Aku barusan liat kamu punya post ttg touring ke Europe di Kaskus.
    Emang jadi ga tuch?
    Kalo iya, share donk experiencenya. Sangat menarik.

  18. jangan lewatkan kesempatan trip to komodo untuk menghabis kan waktu di pulau komodo
    itu menerik buanget lho

  19. Skarang aku lagi Touring (but not Europe), untuk laporannya tunggu 2 – 3 bulan lagi.

  20. salam kenal,mas kalo ada temannya mau ke L.bajo langsung hubungi saya nati saya kasih harga murah karena saya punya kapal sendiri untuk trip ke RINCA-KOMODO

  21. hubungi mas lutfi kemana ya?

  22. nice story..,tq mas chandra..,
    @ mas lutfi : gimana caranya kl tertarik dgn trip yg mas tawarkan.?

    tq..,

    • kalo anda tertarik untuk travelling di flores dan komodo silahkan kontak kami.PT suarmanik kencana ,head office at senggigi.telp/fax(0370-693307).email gita.adventure@yahoo.com.branch office at labuan bajo di depan gardena hotel.contact persson By Mr.Figo(081237321023).
      kami menjual semua jenis paket tour di flores.

      • boleh di email ga list harga paket tour yang ada di perusahaan PT suarmanik.
        berikut tempat2 yang dikunjungi serta jadwal nya
        dari yang termurah sampe termahal

        terima kasiih

  23. Bagi temen-temen yang mau ke pulau komodo ntar kami bantu dari lombok kok jangan khawatir kok dan coba browsing juga web kami masalah kamar dll

    thanks,

    Iwan

    • no telp nya ada ga mas lutfi

  24. @ Lutfi kalo emang punya program tour ke Rinca – Komodo buat yang bagus servicenya dan terjangkau harganya, biar semakin banyak orang yang mau berkunjung kesana, OK.

  25. saya dari PT. suarmanik kencana ingin memberi klarifikasi atas info mas candra,untuk memberikan rekomen ke perusahaan kami bahwa harga program ke komodo 4hari-4malam Rp.1.550.000, dan info lebih lanjut hub (0370)693307.email gita.adventure@yahoo.com

  26. Salut for your travel around Indonesia :)
    Saya juga suka travel, tapi kadang travel sendirian sbg cewek, gak segampang cowok ya :D
    Kalo nanti saya perlu tanya2 info, boleh ya dijawab, Mas. Thanks.

  27. salam kenal,saya dan teman2 tertarik dgn perjalanan diatas, saya mau menanyakan apakah kapal kayu nya cukup aman utk berlayar di laut ? (safety equipment nya OK nggak?) dan kamar tidurmya ada terpisah cowo/cewe ? bagaimana keadaan cuaca di bulan Mei ?

    • kapalnya aman kok mas…sudah i5 tahun berjalan sampe sekarang.ada life jacket dan sampan(sekoci),radio.kita semua tidur di deck,info lebih lanjut gita.adventure@yahoo.com (085737392396)

  28. Untuk info Lombok Komodo Flores please kontak kami

  29. try our trip

  30. gan, saya masih bingung nih kalo mau ngetrip ke komodo, saya rencana 10hari total bali-komodo-bali, kira2 cukup ga ya? tapi perpaduan laut/darat, udara :s

  31. Mas…itu harga kapal 1jtaan tuk pp ato tuk pergi doank??makananya smua uda include di tiket ya?thx

  32. i love komodo somch

  33. Hi there to every one, the contents present
    at this web page are really remarkable for people experience,
    well, keep up the good work fellows.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: