Posted by: candrasanjaya | June 2, 2008

Game – Game Mengerikan

FATAL FRAME III : THE TORMENTED

Anda penggemar film – film horror Jepang seperti Juon (the grugde), the Ring, atau one missed call, yah semua film itu memang mengerikan dan kengeriannya-pun sudah di ekspor ke hollywood land. Meski versi remakenya sering menjadi lebih buruk dari yang original jepangnya. Sebetulnya tekhnik pemunculan hantu mereka hampir mirip antara satu film dengan yang lainnya, apakah yang membuat film – film itu istimewa? Pendalaman karakter dan cerita adalah kuncinya. Tokoh – tokoh yang ada begitu membumi dan tidak dibuat – buat. Hantunya pun tampaknya muncul tidak untuk menakuti siapapun, mereka pada dasarnya muncul untuk membunuh.Itulah yang menjadi kekuatan horror japang.

Satu lagi cerita horror Jepang yang mungkin dalam waktu dekat akan di buat versi filmya oleh Hollywood, yaitu FATAL FRAME diangkat dari seri game Playstation Fatal Frame yang berfokus pada Fatal Frame III : The Tormented. Inilah game pertama yang bisa membuatku merinding ketakutan. Bukan hanya karena bentuk – bentuk hantu atau lingkungan settingnya yang mengerikan tapi cerita yang diangkat pun bukan main – main. Cerita dalam game ini memang melanjutkan dari seri pertama dan keduanya, namun dengan sedikit sekali keterkaitan dimana anda bisa memainkan game ini tanpa memainkan dua game sebelumnya sekalipun. Benarkah cerita Game ini seseram itu sehingga membuat Steven Spielberg sekalipun tertarik untuk membuat versi filmnya.

Cerita dimulai dengan tokoh utama Rei Kurosawa seorang fotografer berusia 23 tahun yang telah ditinggal mati kekasihnya. Suatu hari dia melakukan pemotretan disebuah reruntuhan bangunan yang terbengkalai, dan disana dia merasa melihat bayangan kekasihnya yang telah meninggal. Sejak saat itu pada saat tidur Rei selalu bermimpi memasuki sebuah bangunan jepang kuno yang penuh hantu, dimana dia selalu dikejar – kejar oleh hantu – hantu yang mengerikan dan hantu yang terasa paling berbahaya adalah hantu wanita yang seluruh tubuhnya tertutupi oleh tato, semua kejadian mengerikan itu akan menghilang pada saat Rei terbangun, belum cukup dengan mimpi hantu, setiap kali terbangun dari tidurnya ada sebuah tato yang terlukis di lengan Rei, mimpi Rei tentang rumah hantupun berulang setiap malam, dan tato di tubuh Reipun semakin meluas keseluruh tubuhnya, semakin lama, waktu tidur Rei menjadi lebih lama dari waktu bangunnya yang membuatnya semakin tidak berdaya menahan siksaan hantu – hantu itu, sampai pada puncaknya Rei tidak bisa lagi membedakan mana yang mimpi dan mana yang alam nyata. Bagaimanakah teror hantu yang dialami Rei akan berakhir dan ada cerita apa dibalik semua misteri ini. Anda yang terbiasa melihat film hantu mungkin akan berpikiran bahwa ceritanya mungkin hanya seputar dendam yang tak terbalaskan, cinta yang tak tersampaikan atau mungkin masa lalu yang belum beres, Well anda salah, ending dan inti cerita ini benar – benar diluar dugaan dan LUAR BIASA LAIN, sangat menyentuh sekaligus menakutkan.

Maka bagi anda yang punya playstation dirumah, mainkan saja game ini dan masuki alam penuh misteri dan hantu, disini anda tidak akan melakukan tembak – tembakan dengan hantu, tapi anda harus memotret hantu yang muncul dengan kamera untuk mengusir mereka, dan coba mainkan sendirian diatas pukul 11 malam kalau anda berani.

RULE OF ROSE

Seperti apakah sesuatu yang mengerikan berbentuk, situasi seperti apakah yang bisa membuat seseorang merasa ketakukan. Kengeringan, ketegangan dan ketakutan adalah sebuah perspektif tergantung dari berbagai macam aspek yang bergabung untuk membentuk sebuah situasi tertentu. Tidak selalu harus ada hantunya, tidak perlu ada monsternya, ataupun ruang gelapnya. Rule Of Rose membuktikkannya, bahwa cerita yang tegang dan menakutkan bisa dimunculkan dengan sesederhana mungkin. Gambar, situasi dan cerita yang tertuang dalam Game ini lebih tepat disebut MENGGANGGU daripada MENAKUTKAN. Di sepanjang alur ceritanya anda akan merasa merinding sekaligus iba. Sebuah penggabungan rasa yang unik untuk sebuah game horror.

Cerita dimulai dengan background perang dunia I atau II, dimana banyak orang dewasa yang maju ke medan perang meninggalkan anak – anak mereka, dan anak – anak kecil yang tidak memiliki sanak – saudara lain, biasanya dikumpulkan dan di ungsikan di sebuah tempat terpencil yang jauh dari keramaian. Di sini kita akan mengikuti perjalanan Jennifer, seorang gadis kecil yang juga ditinggal orang tuanya. Jennifer terpaksa diungsikan ke sebuah panti asuhan yang terpencil, dan ternyata di panti asuhan itulah Jennifer mengalami siksaan hidupnya. Semua anak yang ada dipanti asuhan itu sangat aneh, layaknya psikopat, mereka membuat sebuah club Aristokrat, dengan banyak aturan dan kasta, dimana orang yang ada di kasta terbawah harus melayani dan tunduk pada perintah orang – orang yang ada diatas mereka. Karena Jennifer merupakan anak baru, dia menempati kasta yang terbawah, bersama dengan seorang anak lain bernama Amanda, Setiap hari Club Aristokrat akan memberikan sebuah tugas pada Jennifer dan Amanda untuk memberikan mereka sebuah upeti yang sesuai dengan permintaan mereka, siapa yang dapat memberikan upeti lebih dulu akan mendapatkan penghargaan dan yang terlambat akan mendapatkan hukuman, lihatlah bagaimana Amanda melakukan segala cara untuk menjadi yang pertama, sampai akhirnya pada misi pertama anda pasti gagal dan Club Aristokrat akan memberikan hukuman pada anda, apakah hukumannya …………… ?
Yah disinilah akan anda rasakan bahwa ketakutan dan ketegangan adalah perspektif. Apakah hanya ini yang ditawarkan oleh Rule Of Rose, jawabannya adalah TIDAK, begitu banyak misteri dan keganjilan yang mengganggu disepanjang plot ceritanya. Yang akan membuat anda penasaran dengan akhir cerita ini, dan benar saja pada akhirnya semua keganjilan yang mengganggu akan terjawab dengan sebuah TWIST yang mengagetkan.

Yah memang tidak ada yang lebih mengerikan dari anak – anak kecil gila yang meneror dengan sadis anak kecil yang lain, dimana disini Jennifer selalu sendirian dan hanya ditemani oleh seekor anjing bernama Brown, untuk mencari berkeliling setiap malam di rumah hantu demi mengumpulkan upeti untuk Club Aristocrat, tidak hanya itu, pada akhirnyapun Club Aristocrat meminta Brown Anjing Jennifer untuk dijadikan upeti lalu mereka bunuh beramai – ramai.

Dari segi cerita dan grafik game ini memang diatas rata – rata namun dari segi permaian dan gameplay-nya sangat membosankan karena mudah dan hampir tidak menarik, namun  permainan juga penting demi membangun plot cerita yang ada. Well jika anda punya kesempatan mainkanlah game ini dan masuki dunia Horror yang baru.


Responses

  1. Wow,yang Rule of Rose kayaknya seru deh!
    Tapi buatku yang nomer 1 tetap Fatal Frame!
    Kalau ada kesalahan di tulisanku,mohon dimaafkan,maklum saya masih kelas 6!(hehehe)

  2. Hai… Salam kenal.
    Aku jg suka game Fatal Frame The Tormented yg ini (karena baru maen yg seri ini jg, sih.. Hehe..)
    Dari awal-akhir serem bgt, tp mlh bkin pnasaran pgn liat kelanjutan ceritanya…
    Lebih serem dari Resident Evil yg skrg mnurutku…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: